
Sebagai manusia ciptaan TUHAN yang tidak terluput dari kebutuhan dasar, kita bisa memanfaatkan waktu dan senantiasa korbankan tenaga sebagai bagian dari tindakan secara mansiawi dibawa kolong langit demi mengejar kehidupan kekal yang dipersiapkan TUHAN itu.
Disini kita akan memikirkan kebutuhan hidup yang tidak pernah terlepas didalam kehidupan sehari-hari diantara sebagai berikut:
1. Kebutuhan Sandang = Ingat setiap orang dibutuhkan pakaian, entah pakaian yang dihasilkan dari pembuatan pabrik ataupun dihasilkan dari bahan alami. Asalkan setiap orang mempunyai pakaian yang melindungi dirinya dari kondisi telanjang. Berapa jumlah pakaian yang kita miliki tidak mempengaruhi kehidupan kelak tetapi berusaha memiliki pakaian dapat diperjuangkan.
2. Kebutuhan Pangan = Selain kebutuhan sandang, kita juga memelukan kebutuhan makan dan minum sesuai keadaan. Entah kita makan dengan kering, berkuah, goreng, bubur, bungkus, dan atau cara bakar batu yang menjadi khas budaya kita. Jadi diperlukan setiap orang mempunyai tempat kerja yang mengasilkan kebutuhan pangan kita.
3. Kebutuhan Papan = Disini kebutuhan papan juga menjadi perhatian bersama. Sebab setiap manusia tidak pernah hidup diluar dari rumah. Apapun model rumah sangat menjamin tempat ketenangan kita; entah rumahnya sederhana, modern, dan atau pembuatan daru adat. Orang yang hidup dari gua-gua batu saja dapat hidup.
4. Pendidikan (Keahlian) = Entah siapapun membutuhkan ilmu pengatahuan yang cukup sesuai keahlian atau bidang yang dapat ditempuh masing-masing orang. Soal kemampuan tinggi, menengah, dan rendah sangat tergantung IQ kita tetapi dengan proses pendidikan melalui formal ataun nonformal dapat diperjuangkan untuk memiliki keahlian khusus demi pemenuhan hidup.
5. Hiburan ( Rekreasi) = Kita juga memerlukan kebugarahan rohani maupun jasmani supaya diri kita lebih sehat dari tindakan rekreasi kita seperti Nonton TV, Olaraga fisik (Permainan bola), Bekerja, Baca buku perpustaan, Menikmati suasana di tempat-tempat wisata, Nelayan dan lain-lain sebagai kesegarahan jasmani. Kemudian kita juga butuh kesegaraan jiwa (Rohani) seperti kebiasaan doa puasa, pujian penyembahan, dan merenungkan firman TUHAN dan lain-lain.
6. Perkawinan (Rumah Tangga) = Kebutuhan perkawinan dapat diperlukan sebagai bagian dari kebutuhan biologis menurut pandangan kita secara manusiawi tetapi juga awal penciptaan dengan dua insan manusia yang berbeda jenis kelamin dapat dipersatukan menjadi keluarga yang bahagia, harmonis, dan damai supaya mereka menjadi lebih sempurna, selain berusaha mendapatkan keturunan/pengganti kita.
7. Pekerjaan/ Profesi = Terakhir kita membutuhkan pekerjaan tetap, titipan dan alami sebagai tempat pengasilan kebutuhan ekonomi didalam rumah tangga. Entah profesinya karyawan swasta, ASN ( aparatur sipil negara), nelayang, petani, tenaga medis, peternak dan lain-lain.
Dapat disimpulkan bahwa setiap insan tak terluput dari kebutuhan jasmani maupun rohani yang diatur secara sebaiknya oleh TUHAN. Asalkan setiap prinsip hidup kita memenuhi kebutuhan dengan hati dapat diperjuangkan untuk menerima dan menyatakan syukur kepada yang punya hak hidup tergantung keadaan hidup terkini dan selamanya.
Abet/Refleksi Hidup